Dalam rangka menyambut bulan Dzulhijjah, Ayo kita semua memperbanyak amal shaleh, karena pahala dari apa yang kita kerjakan akan dilipatgandakan oleh Allah. Sebagaimana hadist Dari Ibnu Umar R.A, dari Nabi SAW bersabda,
“Tidak ada kumpulan hari yang amal shaleh lebih dicintai oleh Allah melebihi amal shaleh yang dikerjakan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya : “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”
(HR. Al-Bukhari, Abu Dawud dan Ibnu Majah)
Nah berikut adalah Ibadah yang bisa kita amalkan di bulan dzulhijjah :
1. Puasa Arafah
Puasa Arafah adalah puasa sunnah yang dijalankan pada tanggal 09 Dzulhijjah tahun Hijriyah. Puasa Arafah dianjurkan bagi umat muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji di Makkah. Cara melaksanakan puasa arafah sama seperti puasa sunnah lainnya.
صِيَامُ يَومِ عَرَفَةَ، أَحْتَسِبُ علَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتي قَبْلَهُ، وَالسَّنَةَ الَّتي بَعْدَهُ
“Puasa pada hari Arafah, aku berharap Allah mengampuni dosa untuk satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya.” (HR Muslim 1162)
2. Takbir dan Dzikir
لِيَشْهَدُوا مَنَافِعَ لَهُمْ وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ عَلَى مَا رَزَقَهُمْ مِنْ بَهِيمَةِ الْأَنْعَامِ فَكُلُوا مِنْهَا وَأَطْعِمُوا الْبَائِسَ الْفَقِيرَ
“Supaya mereka menyaksikan berbagai manfaat untuk mereka dan menyebut nama Allah pada hari-hari yang ditentukan atas rezeki yang telah dianugerahkan-Nya berupa binatang ternak. Makanlah sebagian darinya dan (sebagian lainnya) berilah makan orang yang sengsara lagi fakir.” (QS Al-Hajj: 28) Menurut Ibnu Abbas, hari-hari yang
3. Menunaikan Ibadah Haji dan Umroh
اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيْهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ وَلَا فُسُوْقَ وَلَا جِدَالَ فِى الْحَجّ …
“(Musim) haji itu (berlangsung pada) bulan-bulan yang telah ditentukan. Siapa yang mengerjakan (ibadah) haji dalam (bulan-bulan) itu, janganlah berbuat rafats berbuat maksiat, dan bertengkar dalam (melakukan ibadah) haji …” (QS Al-Baqarah: 217)
Menurut Abdullah bin Umar RA, bulan-bulan yang telah ditentukan adalah bulan Syawal, Dzulqa’dah, dan 10 hari pertama Dzulhijjah. (Tafsir Alquranil Azhim: 1/541)
4. Berqurban
ما تُقُرِّبَ إلى اللهِ تَعالَى يومَ النَّحْرِ بشَيءٍ هو أحَبُّ إلى اللهِ تعالَى مِن إهراقِ الدَّمِ، وإنَّها لَتَأتي يومَ القيامةِ بقُرونِها وأشعارِها، وأظْلَافِها وإنَّ الدَّمَ ليَقَعُ مِن اللهِ تَعالَى بمكانٍ قبْلَ أنْ يقَعَ على الأرض
“Tidak ada amalan yang paling mendekatkan kepada Allah sesuatu pun pada hari Nahr kecuali mengalirkan darah (menyembelih qurban). Sesungguhnya hewan itu akan datang pada hari kiamat kelak dengan tanduk, bulu, dan kukunya. Darah sungguh hewan tersebut akan sampai kepada (ridha) Allah sebelum tetesannya jatuh ke bumi.” (HR Hakim 7730) Menurut Imam Al-Hakim hadits ini Shahih.
5. Bertaubat
Perbanyak doa dan taubat akan menjadi sarana renungan diri bagi kita yang selama 1 tahun ini mengisi hari-hari dengan berbagai aktifitas. Taubat yang tulus dapat menghapus dosa-dosa masa lalu, memberikan kesempatan untuk memulai yang baru, berdoa menjadi jalan kesungguhan kita untuk teguh dalam bertaubat.
ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَأَصْلَحُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
“Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang-orang yang melakukan keburukan karena kejahilannya (tidak menyadari akibatnya), lalu mengubah dan memperbaiki (dirinya). Sesungguhnya Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS An-Nahl: 119)
6. Bersedekah
Kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan di hari-hari utama seperti 10 awal Dzulhijjah. Imam Al-Bahuti berkata:
وَيُسْتَحَبُّ الِاجْتِهَادُ فِي عَمَلِ الْخَيْرِ أَيَّامَ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ مِنْ الذِّكْرِ وَالصِّيَامِ وَالصَّدَقَةِ وَسَائِرِ أَعْمَالِ الْبِرِّ لِأَنَّهَا أَفْضَلُ الْأَيَّامِ
“Dan dianjurkan agar bersungguh-sungguh dalam beramal pada 10 pertama Dzulhijjah seperti dzikir, puasa, sedekah, dan amal kebajikan lainnya. Karena itu adalah hari-hari yang utama.” (Kasyful Qina’ ‘an Matnil Iqna’: 2/60)
Selagi saat ini merupakan hari yang isitimewa dimana kita dianjurkan untuk memperbanyak beramal. Yuk, kejar amalan-amalan baik di hari Arafah dengan sedekah
