Semarang – Milad Yayasan Bakti Ibu ke-29 tahun ini digelar semarak, Ahad (19/05) di halaman gedung SDIT Harapan Bunda. Dihadiri ratusan warga sekitar SIT Harapan Bunda, tokoh masyarakat, Dinas Pendidikan Kota Semarang, serta beberapa tamu undangan serta para relasi. Ada beberapa agenda pada puncak milad Yayasan Bakti Ibu kali ini, seperti jalan sehat, pembagian doorprize, pengumuman kreasi lomba video, sampai penampilan meriah para siswa SIT Harapan Bunda.
Penampilan siswa yang memeriahkan puncak milad Yayasan Bakti Ibu ini sangat menarik dan perlu apresiasi luar biasa. Mengambil tema milad “Bersama Yayasan Bakti Ibu Berkontribusi Membangun Negeri”, konsep penampilan para siswa terkonsep dengan sentuhan kearifan lokal sangat kental. Ada drama musikal mengangkat cerita Sangkuriang, kreasi daerah Jaranan juga Nirmala, pentas rebana dengan kostum Minang, serta gerak dan lagu yang iringan musik ataupun kostumnya khas suku-suku di nusantara.
Konsep kearifan lokal ini sejurus dengan pesan Dra. Rini Tri Utami, selaku Ketua Yayasan Bakti Ibu bahwa mencetak generasi berkarakter islami dan mandiri serta berkontribusi di masyarakat luas, tentu saja bukan hanya mereka tahu tentang belajar di dalam kelas saja melainkan mengenal kekayaan warisan nusantara tercinta. SIT Harapan Bunda berusaha selalu menyelipkan pesan cinta tanah air dan nasionalisme dalam rangka mewujudkan rasa cinta pada Allah dan rasul-Nya.
