Semarang – Menghadapi dinamika masa depan dengan optimisme tinggi, Yayasan Bakti Ibu Semarang membuka Pra-Raker pengurus di Aula Pertemuan SMP IT Harapan Bunda Semarang, Sabtu (16/5) berupa Laporan Pertanggungjawaban pengurus selama setahun terakhir.
“Jangan takut menghadapi masalah. Karena dengan menghadapi dan menyelesaikan setiap persoalan, di situlah kita akan terus bertumbuh menjadi pribadi dan lembaga yang jauh lebih baik,” ungkap Dra. Rini Tri Utami, selaku Ketua Yayasan Bakti Ibu dalam sambutannya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Yayasan Bakti Ibu, Ustadz M. Nursyams Hilmi, S.Pd., M.M., mengingatkan pentingnya kesiapan mental dan spiritual dalam berorganisasi.
“Kalau hidup merasa tidak punya masalah, berarti diri kita yang sedang bermasalah,” ucap Ustadz Hilmi sapaan akrab beliau, memotivasi seluruh pengurus agar selalu siap dan tangguh menyambut segala tantangan di masa depan.
Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan milad yayasan yang kini resmi memasuki usia ke-31 tahun. Selaras dengan tagline yayasan selama setahun ini, “Ikhlas Mengabdi, Loyal Sepenuh Hati.” Bukan hanya sekadar slogan, melainkan sebuah ajakan serta komitmen bersama seluruh bagian Yayasan Bakti Ibu bahu-membahu mengelola lembaga ini dengan maksimal.
